mengenal hadits jibril


quran and hadits
quran and hadits

Oleh: rafiq jauhary

عَنْ عُمَرِ بْنِ الْخَطَّابِ قَالَ بَيْنَمَا نَحْنُ عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- ذَاتَ يَوْمٍ إِذْ طَلَعَ عَلَيْنَا رَجُلٌ شَدِيدُ بَيَاضِ الثِّيَابِ شَدِيدُ سَوَادِ الشَّعَرِ لاَ يُرَى عَلَيْهِ أَثَرُ السَّفَرِ وَلاَ يَعْرِفُهُ مِنَّا أَحَدٌ حَتَّى جَلَسَ إِلَى النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- فَأَسْنَدَ رُكْبَتَيْهِ إِلَى رُكْبَتَيْهِ وَوَضَعَ كَفَّيْهِ عَلَى فَخِذَيْهِ وَقَالَ يَا مُحَمَّدُ أَخْبِرْنِى عَنِ الإِسْلاَمِ. فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « الإِسْلاَمُ أَنْ تَشْهَدَ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ وَتُقِيمَ الصَّلاَةَ وَتُؤْتِىَ الزَّكَاةَ وَتَصُومَ رَمَضَانَ وَتَحُجَّ الْبَيْتَ إِنِ اسْتَطَعْتَ إِلَيْهِ سَبِيلاً. قَالَ صَدَقْتَ. قَالَ فَعَجِبْنَا لَهُ يَسْأَلُهُ وَيُصَدِّقُهُ. قَالَ فَأَخْبِرْنِى عَنِ الإِيمَانِ. قَالَ « أَنْ تُؤْمِنَ بِاللَّهِ وَمَلاَئِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ وَتُؤْمِنَ بِالْقَدَرِ خَيْرِهِ وَشَرِّهِ ». قَالَ صَدَقْتَ. قَالَ فَأَخْبِرْنِى عَنِ الإِحْسَانِ. قَالَ « أَنْ تَعْبُدَ اللَّهَ كَأَنَّكَ تَرَاهُ فَإِنْ لَمْ تَكُنْ تَرَاهُ فَإِنَّهُ يَرَاكَ ». قَالَ فَأَخْبِرْنِى عَنِ السَّاعَةِ. قَالَ « مَا الْمَسْئُولُ عَنْهَا بِأَعْلَمَ مِنَ السَّائِلِ ». قَالَ فَأَخْبِرْنِى عَنْ أَمَارَتِهَا. قَالَ « أَنْ تَلِدَ الأَمَةُ رَبَّتَهَا وَأَنْ تَرَى الْحُفَاةَ الْعُرَاةَ الْعَالَةَ رِعَاءَ الشَّاءِ يَتَطَاوَلُونَ فِى الْبُنْيَانِ ». قَالَ ثُمَّ انْطَلَقَ فَلَبِثْتُ مَلِيًّا ثُمَّ قَالَ لِى « يَا عُمَرُ أَتَدْرِى مَنِ السَّائِلُ ». قُلْتُ اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ. قَالَ « فَإِنَّهُ جِبْرِيلُ أَتَاكُمْ يُعَلِّمُكُمْ دِينَكُمْ ».صحيح مسلم  (ج 1 / ص 28)

Dari Umar Bin Khattab ra ia berkata: “Pada suatu ketika kita semua duduk di sisi Rasulullah SAW. yakni pada suatu hari, tiba-tiba muncullah di muka kita seorang lelaki yang sangat putih pakaiannya dan sangat hitam warna rambutnya, tidak tampak padanya bekas perjalanan (jauh) dan tidak seorangpun dari kita (Shahabat) yang mengenalnya, sehingga duduklah orang tadi di hadapan Rasulullah SAW. lalu menyandarkan kedua lututnya pada kedua lutut beliau dan meletakkan kedua tangannya di atas kedua pahanya sendiri dan berkata: “Ya Muhammad, beritahukanlah padaku tentang Islam. Rasulullah SAW lalu bersabda: “Islam, yaitu 1).engkau bersaksi bahwa tiada Ilah (sesembahan) kecuali Allah dan bahwa Muhammad adalah utusan Allah, 2).engkau mendirikan shalat, 3).engkau menunaikan zakat, 4).engkau shiyam bulan Ramadhan dan 5).engkau ber-Haji ke Baitullah kalau engkau mampu jalannya ke sana”. Orang itu berkata: “anda benar.” Kita semua heran padanya, karena ia bertanya dan juga membenarkannya.

Ia berkata lagi: “Kemudian beritahukanlah padaku tentang Iman. “Rasulullah SAW bersabda: “Yaitu 1).engkau beriman kepada Allah, 2).kepada malaikat-malaikatNya, 3).kepada kitabkitabNya, 4).kepada rasul-rasulNya, 5).kepada hari penghabisan – kiamat – dan 6)engkau beriman kepada takdir, yang baik ataupun yang buruk “. Orang itu berkata: “anda benar.”

Kemudian katanya lagi: “Beritahukanlah padaku tentang Ihsan.”Rasulullah SAW. menjawab: “Yaitu engkau beribadah kepada Allah seolah-olah engkau dapat melihatNya, tetapi jika tidak dapat seolah-olah melihatNya, maka sesungguhnya Allah itu pasti melihatmu.” Ia berkata: “anda benar.”

Katanya lagi: “Kemudian beritahukanlah padaku tentang Hari Kiamat. “Rasulullah SAW menjawab: “Orang yang ditanya – yakni beliau SAW sendiri – tentulah tidak lebih tahu dari pada orang yang menanyakannya – yakni orang yang datang tiba-tiba tadi.

Orang itu berkata pula: “Selanjutnya beritahukanlah padaku tentang tanda-tandanya hari kiamat itu.” Rasulullah SAW menjawab: “Yaitu (a).apabila seorang hamba sahaya wanita melahirkan tuannya. dan (b).apabila engkau melihat orang-orang yang tidak beralas kaki, telanjang, miskin dan (tampak hanya sebagai) penggembala kambing; mereka bermegah-megahan membangun gedung yang tinggi”. Selanjutnya orang itu berangkat pergi. Saya – yakni Umar r.a. – berdiam diri beberapa saat lamanya, kemudian Rasulullah SAW. bersabda: “Hai Umar, apakah engkau mengetahui siapakah orang yang bertanya tadi?” Saya (Umar) menjawab: “Allah dan RasulNyalah yang lebih mengetahuinya.” Rasulullah SAW lalu bersabda: “Sesungguhnya orang tadi adalah malak Jibril, ia datang untuk memberikan pelajaran tentang Ad-Din / agama kepadamu semua.” (Shohih Muslim 1:28)

Beberapa poin pelajaran yang dapat diambil dari hadits diatas:

  • Berbeda dengan hadits pada umumnya yang banyak kita kenal, hadits diatas memiliki peran yang sangat urgen dalam dunia keislaman. Selain karena tokoh utama dalam hadits diatas mengangkat sesosok malaikat jibril yang berpenampilan seorang lelaki, juga karena pembahasan yang diangkat adalah permasalahan pokok dalam islam. Dari perannya yang begitu hebat tersebut maka hadits diatas menjadi salah satu hadits yang masyhur dikalangan thullabul ‘ilm (para penuntut ilmu), dan dijulukilah hadits diatas sebagai hadits jibril.Pelajaran Adabul Majlis yang diperankan oleh jibril:
  • Mendekat kepada guru, yang lebih dekat dari guru tempat duduknya lebih baik dibanding yang tempat duduknya jauh dari guru
  1. Akrab dengan guru, shuhbatul ustadz atau menjadikan guru sebagai teman dekat adalah tuntutan para pelajar
  2. Pertanyaan adalah salah satu metode belajar. Seorang pelajar dituntut untuk aktif dan tidak hanya mengandalkan pada penjelasan guru
  3. Guru bukanlah manusia tanpa salah, maka sebagai murid juga dianjurkan untuk mengkoreksi jika didapati kesalahan
  4. Tidak segan untuk memuji jika mendapati kebenaran, dan tidak merendahkan jika terdapat kesalahan
  • Rukun Islam
  1. Dua Kalimat Syahadat>> yaitu mengucapkan “asyhadu an laa ilaaha illallah, wa asyhadu anna muhammadan rosulullah” (aku bersaksi bahwa tiada ilah yang haq disembah melainkan Allah, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah).
  2. Sholat>>yang dimaksud sholat adalah sholat fadhu 5 waktu dalam sehari; Shubuh, Dzuhur, Ashar, Maghrib, Isya. Dan tuntutan dari sholat adalah untuk didirikan; yaitu didirikan tepat pada waktunya, dan sebagaimana mestinya hak dari sholat fardhu terpenuhi. Bukan sekedar menunaikannya.
  3. Zakat>>Secara garis besar zakat dibagi menjadi zakat fitrah dan zakat maal. tidak setiap orang dibebani zakat, melainkan hanya orang-orang yang telah mencapai nishab sajalah zakat ditunaikan. Adapaun yang belum mampu menunaikan zakat maka sudah menjadi haknya untuk mendapatkan distribusi zakat.
  4. Puasa>>Kewajiban puasa yang dimaksud adalah Puasa Romadhon sebulan penuh. Setiap muslim yang telah baligh telah diberikan taklif untuk menjalankannya tanpa terkecuali. Adapaun yang dalam kondisi lemah dan sedang dalam bepergian maka diperbolehkan baginya mengganti di hari lain, atau menggantinya dengan fidyah.
  5. Haji>>Kewajiban haji hanya diberikan sekali seumur hidup, dan hanya orang yang mampu saja ibadah haji diwajibkan.
  • Rukun Iman

Yang dimaksud iman adalah tashdiqul jaazim atau pembenaran yang nyata. Dan pembenaran tersebut tidak diterima jika belum memenuhi tiga persyaratan:

a)          pengakuan dalam hati

b)          pengucapan di lisan

c)           pembuktian dengan perbuatan

maka seorang siap mendapatkan predikat mukmin jika tiga unsur diatas siap untuk dijalankan pada enam rukun dibawah ini, yaitu:

  1. Iman Kepada Allah>>Mengimani bahwa Allah benar adanya, dan keimanan kepada Allah tersebut menuntut seseorang untuk men-Esa-kanNya (tauhid), dan keEsa-anNya meliputi rububiyah, uluhiyah dan asma wasifat.
  2. Iman Kepada Malaikat>>malaikat adalah salah satu dari makhluq-makhluq Allah yang harus diyakini Keberadaannya. Diantara sifat malaikat adalah, diciptakan dari cahaya, tidak berwujud namun dapat berwujud sesuatu yang dikehendaki, memiliki tugas-tugas sesuai dengan yang telah diperintahkan oleh Allah. Jumlahnya tidak terhitung, dan dialah makhluq Allah yang tidak pernah bermaksiat kepadaNya.
  3. Iman Kepada Kitab-Kitab Suci>>Kitab suci diturunkan sebagai hudan linnas petunjuk bagi manusia. kitab suci bukanlah makhluq sebagaiman ayang diyakini banyak orang, melainkan kitab suci adalah kalamullah. Diantara kitab suci yang kita kenal adalah: taurat, zabur, injil, suhuf, dan quran.
  4. Iman Kepada Rosul-Rosul>>Rosul adalah para utusan Allah. mereka diutus dengan membawakan misi tauhid (pen-Esaan) kepada Allah, mengajak kepada yang makruf dan mencegah hal yang munkar.
  5. Iman Kepada Hari Akhir>>Hari akhir (kiamat) benar adanya, dan seorang mukmin diwajibkan untuk mengimaninya. Zaman itu adalah masa-masa kritis keimanan manusia, itulah seburuk-buruk zaman, sehingga manusia pun tak ada yang mengenal Tuhannya. Na’udzubillahi min dzalik.
  6. Iman Kepada Taqdir Baik dan Buruk>>Salah satu sifat Allah adalah “al-qoodir” (yang maha mampu atas segala sesuatu). Dan salah satu produk darinya adalah taqdir, yaitu ketetapan kepada makhluqnya. Setiap makhluq telah ditetapkan masa depannya oleh Allah. pada hakikatnya setiap taqdir yang ditimpakan kepada manusia adalah kebaikan, namun karena keterbatasan akal manusia maka sering memandangnya taqdir berupa kebaikan dan keburukan.
  • Makna Ihsan

Makna ihsan adalah: “beribadah kepada Allah seolah-olah engkau dapat melihatNya, tetapi jika tidak dapat seolah-olah melihatNya, maka sesungguhnya Allah itu pasti melihatmu”.

  • Tiada yang Mengetahui Hal Ghoib Kecuali Hanya Allah

Tiada yang Mengetahui Hal Ghoib Kecuali Hanya Allah, dan orang-orang yang diberi pengetahuan secara khusus oleh Allah

  • Tanda-Tanda Hari Kiamat

  1. Seorang hamba sahaya melahirkan tuannya.
  2. Seorang yang telanjang, tak beralas kaki (tampak seperti) pengembala kambing yang berlomba-lomba membangun gedung yang tinggi.

dari satu hadits hebat ini penjelasan mengenai ‘aqidah’ bermula, dan didalamnya insya Allah akan kita bahas mengenai ‘tauhid’ dan berbagai macam pembahasan aqidah lainnya.. penjelasan selanjutnya akan kita bahas dalam topik tersendiri, insya Allah.

:: makalah ini disampaikan dalam kajian bersama remaja masjid al-ittihaad citrosono grabag magelang ::

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s