Beberapa Modus Penipuan Haji Regular


Bismillah, sebenarnya artikel ini saya mulai menulisnya dalam kelas ketika dosen sedang mengajar, namun karena penjelasannya kurang menyenangkan (dari pada bengong, atau dari pada ketularan teman-teman saya yang ngantuk) saya kira lebih asyik jika nyambi nulis satu artikel, hehehe… (tentu pak dosan pun lebih senang, karena mengira saya sedang menulis pelajarannya di laptop, padahal…)

haji
haji

Begini, banyak sekali aduan dan cerita saya dengar dari teman-teman dan para jamaah mengenai penipuan dengan  modus ibadah haji dan umrah. Ini sungguh sangat disayangkan, bagaimana mungkin suatu ibadah dijadikan sebuah modus penipuan, dan polanya pun relatif sama, sementara aparat seolah tidak tanggap akan hal ini. Itulah yang menggerakkan saya untuk menuliskan tulisan ini.

Berikut diantara modus penipuan dalam dunia haji dan umrah, silakan diperhatikan:

1. Mempercepat Porsi Antrean Haji Regular

Perlu anda ketahui, setiap orang memiliki keinginan yang sama seperti anda untuk menjalankan ibadah haji dalam waktu sesegera mungkin. Setiap orang ingin beribadah haji tidak melalui antrean, dan banyak orang rela membayar berapapun untuk dapat beribadah haji secepat mungkin.

Untuk memfasilitasi itu semua akhirnya didirikanlah SISKOHAT (Sistem Komputerisasi Haji Terpadu), sistem ini pula lah yang dapat mencegah terjadinya tindakan penyuapan dan modus lainnya untuk mempercepat keberangkatan seorang jamaah haji. Seorang jamaah yang telah mendaftar akan mendapatkan nomor porsi, nomor itu pula lah yang dikelola oleh komputer. Tidak ada yang dapat mengubahnya tanpa ada ijin dari berbagai pihak yang berwenang.

Pengajuan porsi saat ini bukanlah mainan yang dapat diajukan sekenanya (sepertinya dahulu memang bisa diusahakan), sistem ini diawasi oleh beberapa lembaga independen termasuk diantaranya adalah KPK. perlu anda ketahui, Inspektur Jendeal Kementerian Agama saat ini (M Yasin) adalah mantan pimpinan KPK dan hingga kini masih memiliki kedekatan hubungan untuk mengawasi segala hal yang berhubungan dengan Korupsi, Kolusi, Nepotisme dan praktik haram lainnya. Dirjen Haji pun (Anggito Abimanyu) berasal dari Kementerian Keuangan yang sangat memperhatikan masalah seperti ini.

karenanya jika ada seorang yang mengaku dapat memajukan porsi haji regular milik anda (terlebih dengan meminta sejumlah imbalan), anda dapat langsung MENOLAK-nya… waspadai ini adalah penipuan. karena mengajukan porsi hampir dapat dikatakan MUSTAHIL.. kalau anda berani, anda pun dapat melaporkannya kepada pihak berwajib

*pengajuan porsi sementara ini hanya diperbolehkan karena usia lanjut atau kemahraman saja. dan seorang yang diajukan karena usia lanjut pun tidak dipungut biaya sedikitpun. jangan mau dimintai duit!

2. Mengganti Porsi Haji Seorang yang Meninggal atau Mengundurkan Diri

Dalam SISKOHAT tidak diperkenankan seorang yang meninggal atau mengundurkan diri untuk diganti oleh keluarganya atau orang lain. Seorang yang meninggal atau mengundurkan diri hanya dapat menarik kembali uang yang telah disetorkan, adapun porsinya tidak dapat diganti. Seperti itulah sistem yang telah dibangun.

Bukan bermaksud mempersulit, namun jika diperbolehkan untuk diganti maka dikhawatirkan kelak akan muncul Makelar Haji. Banyak orang yang mendaftarkan haji, kemudian menjual porsinya kepada orang lain dengan biaya beberapa kali lipat.

Maka jika ada orang yang menawarkan anda berangkat ibadah haji dengan alasan ‘menggantikan seorang yang meninggal atau mengundurkan diri’, anda dapat langsung MENOLAK-nya

Para penipu seperti ini rata-rata justru didominasi oleh ‘oknum’ pembimbing KBIH, alih-alih karena namanys udah cukup dikenal di daerahnya sebagai pembimbing haji senior, dia pun bisa sekenanya dalam berkata, sementara para jamaah pun mempercayainya tanpa ada yang meragukan kredibilitas beliau..

—–

** nantikan artikel lainnya tentang modus penipuan dalam haji khusus / haji plus dan juga modus penipuan dalam umrah

Iklan

One Reply to “Beberapa Modus Penipuan Haji Regular”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s