Menjadi Fans Fanatik


demonstrasi
demonstrasi

Mumpung lagi musim kampanye, beberapa saat lalu saya sempat membuat catatan tentang ulah para fans kedua capres dari beberapa partai. Hampir seluruhnya sama, mereka memiliki motif mengajak para fans agar meninggalkan otak dan lebih banyak memancing emosi. Mereka adalah para Fans Fanatik.

Penyakit seorang fans fanatik adalah

● ketika mendapati figur panutannya berbuat salah, ia akan ngeles

● ketika mendapati figur panutannya berbuat baik (padahal itu biasa dan kecil nilainya), ia akan mati-matian memblow-up

● ketika mendapati figur panutannya diserang bully, dia akan membela habis-habisan

● ketika mendapati lawan dari figurnya berbuat salah, dia akan menjatuhkan sejatuh-jatuhnya

 ketika mendapati lawan dari figurnya berbuat baik atau menorehkan prestasi, ia enggan mengakuinya, atau bahkan menganggapnya sebatas pencitraan

Dan masih banyak lainnya..

Ketika hal itu terjadi, kawan lama, saudara lama atau agama yang menjadi jalan hidupnya tak akan lagi berarti.. 

Satu hal saja yang hendak saya garis bawahi, Kalau mau kampanye ya silakan kampanye, tapi jangan berlebihan..

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s