BERBOHONG KARENA MENGHINDARI RIYA’, BOLEHKAH?


lies

Beberapa orang dari umat islam melakukan kebohongan dengan harapan terhindar dari riya’, tentu perbuatan ini tidak dibenarkan karena kebohongan adalah perbuatan kotor dan bukanlah akhlak seorang muslim.

Maka ketika seseorang ditanya, “Bukankah Anda yang mewakafkan pembangunan masjid ini?”

Jika memang benar Anda yang membangunnya, maka jangan katakan “Bukan, bukan saya yang mewakafkan.” Karena itu adalah jawaban bohong. Namun Anda bisa memberikan jawaban tauriyah, seperti ini “Ya, saya membangunnya. Adapun biayanya ditanggung oleh seorang yang tidak mau disebut namanya.”

– – – – –
Dirangkum dari penjelasan Syaikh Muhammad Shalih al-Munajid oleh @rafiqjauhary

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s