​KITA TAK LAGI DAPAT MENGONTROL APA YANG TELAH KITA POST DI SOSIAL MEDIA


Pagi ini kantor saya masih sepi, belum ada tamu yang datang dan teman-teman kantor masih mengikuti taklim rutin di Uswatun Hasanah Potrobangsan Magelang. Hanya mengisi kekosongan saya membuka beberapa video di youtube sambil iseng googling nama pena saya ‘rafiq jauhary’, ternyata menemukan banyak artikel saya yang disadur di berbagai blog dan media Islam.

Lebih mengherankan lagi ternyata tidak sedikit dari tulisan itu yang bahkan tidak saya publish di website pribadi, hanya di facebook saja karena memang sebatas cerita pendek dan tidak penting rasanya dipublish di website. Anehnya justru ada media yang menyadurnya dengan tanpa mengubah gaya penulisan. Padahal itu gaya penulisannya personal banget lho, hehe

Pelajaran yang perlu diambil, saya dan teman-teman semua

1. Harus lebih berhati-hati dalam menuliskan kalimat di medsos

2. Karena kita tidak tahu mana tulisan kita yang ternyata diminati orang dan mana yang tidak, tidak ada salahnya kalau berlatih menyusun kalimat yang lebih populer sehingga pembaca dibuat nyaman ketika membacanya. Juga kalau ada yang tiba-tiba copast tanpa sepengetahuan kita, tulisannya nggak malu-maluin.

3. Buatlah judul tulisan dan cantumkan identitas kita di awal atau akhir artikel. Selain memudahkan kita untuk melacak beredarnya tulisan itu, juga akan meninggalkan jejak bagi para pembaca mengenai sumber tulisan tersebut.
Rafiq Jauhary

Pembimbing, Penulis buku Haji dan Umrah

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s