TIDAK PERLU TERGESA MENUKARKAN UANG RIYAL


(bagian 6)

Jamaah haji tidak perlu kuatir jika sebelum berangkat haji tidak menukarkan uang riyal, karena ketika tiba di Asrama Haji nanti Kementerian Agama akan membagikan uang saku / living cost sejumlah 1500 riyal atau senilai 4 juta rupiah kepada setiap jamaah.

Jumlah ini sudah cukup sebatas untuk keperluan harian di Tanah Suci. Toh kebutuhan pokok seperti makan, minum,transportasi ke Masjidil Haram telah disediakan.

Tapi sebenarnya, perlu nggak sih membawa uang saku tambahan untuk ditukarkan dan digunakan di Arab Saudi? Ya, tentu perlu. Apalagi untuk Anda yang gemar berbelanja atau ingin membeli banyak oleh-oleh.

Permasalahannya adalah, banyak jamaah yang tergesa menukarkan uang riyal sehingga nilai tukar yang didapatkannya pun mahal. Nah, untuk mendapatkan harga penukaran yang cukup murah, berikut tipsnya.

1. Tukarkan Riyal di tempat penukaran / money changer resmi. Di antara ciri tempat penukaran resmi pada depan tokonya akan tertempel logo PVA (pedagang valuta asing). Karena perbedaan nilai tukar antara di money changer resmi dengan yang tidak resmi bisa mencapai 500 rupiah per riyal atau bahkan lebih.

2. Tidak perlu menukarkan ke pecahan kecil, karena pada umumnya money changer di Indonesia mematok harga riyal dengan pecahan uang kecil dengan harga lebih mahal dibanding dengan pecahan besar. Sebenarnya pecahan 50-an riyal sudah cukup jika sebatas digunakan untuk berbelanja, tidak perlu hingga membawa banyak pecahan 1 riyal.

3. Jika ingin menukarkan riyal dengan pecahan kecil untuk bersedekah, tukarkanlah di money changer di Arab Saudi, karena disana pecahan besar ataupun kecil dihargai sama.

4. Pada umumnya money changer di Arab Saudi menjual riyal dengan harga lebih murah dibanding di Indonesia. Apalagi semakin jauh jaraknya dari Masjidil Haram atau Masjid Nabawi, harga tukarnya lebih baik.

5. Jika ingin mendapatkan nilai tukar yang lebih baik lagi dan relatif lebih praktis, Anda bisa membawa kartu ATM (berlogo VISA, Mastercard, Maestro, Cirrus) kemudian mengambil uang di mesin ATM Arab Saudi. Karena uang riyal yang keluar dari mesin ATM tersebut nilai tukarnya lebih rendah, dan biaya penggunaan ATMnya pun tidak mahal.

Dalam artikel selanjutnya penulis akan menjelaskan tips membawa uang cash dan menggunakan kartu ATM. (bersambung)

Rafiq Jauhary

Pembimbing Ibadah Haji dan Umrah

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s