TADABBUR, CARA TERBAIK INTERAKSI DENGAN AL-QURAN


Di antara kewajiban ummat Islam dalam berinteraksi dengan Al-Quran adalah mentadabburinya. Allah berfirman

{كِتَابٌ أَنزَلْنَاهُ إِلَيْكَ مُبَارَكٌ لِّيَدَّبَّرُوا آيَاتِهِ وَلِيَتَذَكَّرَ أُولُو الْأَلْبَابِ

“Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka mentadabburi ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai fikiran” (QS Shad: 29)

Tadabbur adalah istilah dalam bahasa Arab yang berasal dari kata dabara, artinya adalah belakang. Dalam kegiatan dengan Al-Quran tadabbur diartikan sebagai sebuah aktivitas dalam hal mendalami makna al-Quran dan menggali hikmah di belakang ayat-ayat al-Quran.

Dalam memudahkan cara berinterasi dengan ayat-ayat al-Quran setidaknya kita dapat membaginya dalam tiga kategori.

Pertama, ayat al-Quran yang menjelaskan tentang hukum.

Kedua, ayat al-Quran yang menceritakan kisah ummat terdahulu.

Ketiga, ayat al-Quran yang menjelaskan kejadian yang akan terjadi di masa yang akan datang.

Ayat al-Quran yang menjelaskan tentang suatu hukum, baik berupa perintah wajib, larangan haram, anjuran sunnah, ataupun makruh. Maka langkah awal dalam mentadabburinya adalah dengan melakukan evaluasi dalam diri kita. Apakah perintah berupa kewajiban yang terkandung dalam suatu ayat telah kita jalankan? Apakah larangan berupa keharaman telah kita tinggalkan, dan seterusnya.

Kemudian ketika kita menjumpai ayat al-Quran yang menjelaskan tentang kisah ummat terdahulu. Maka cara mentadabburinya adalah dengan memetik hikmah dari setiap peristiwa. Tujuannya agar kita dapat terhindar dari kesalahan ummat terdahulu, sekaligus mengambil pelajaran kebaikan dari kesuksesan mereka.

Selanjutnya ketika kita menjumpai ayat al-Quran yang menjelaskan tentang kejadian yang akan terjadi di masa yang akan datang. Maka cara mentadabburinya adalah dengan mempersiapkan diri dalam menghadapinya. Karena segala yang disampaikan dalam al-Quran adalah kebenaran, tidak hanya tentang kisah terdahulu, namun juga berita di masa yang akan datang.

Baca: https://republika.co.id/amp/qydg64366

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: