muthowi’ khorban

saya berdua dalam kamar kontrakan dengan seorang teman, dia mahasiswa pasca sarjana ummul quro university. waktu itu kami tengah menanti masuknya waktu sholat ashar, sambil bersantai-santai kami membicarakan dua orang mu'adzin masjid kami (masjid syaikh abdullah mani'). keduanya memiliki suara yang khas, satu orang dia mahsiswa di kuliah ushuluddin yang memiliki suara cempreng, dan satu …

%d blogger menyukai ini: