GAYA BARU DALAM MENULIS


Sebenarnya saya bukan termasuk orang yang disiplin dalam menulis. Saya tidak memiliki waktu khusus untuk menulis, tidak memiliki gaya tertentu dalam menulis juga dalam membuat konsep tulisan pun saya sangat fleksibel (baca: awut-awutan). 

Buku saya yang pertama dan kedua dibuat tanpa konsep yang baku, sedangkan buku ketiga saya membuat matriks layaknya para penulis profesional lainnya, walau ternyata ketika menulis saya sama sekali tidak menghiraukan matriks tulisan yang saya tentukan.

Nah dalam project buku keempat dan kelima ini karena pengemasannya berbeda, berbentuk tanya-jawab maka saya tidak berani menulis tanpa panduan. Khawatir kalau ada pertanyaan yang berulang sehingga merepotkan proses editing.

Jika sebelumnya saya lebih suka membuat konsep dalam coretan kertas, sekarang ini saya menghindari pemakaian kertas. Sebenarnya bukan mengikuti trend paperless, tapi lebih karena kertas-kertas saya sering direbut oleh anak saya yang masih berumur satu tahun, jadi coretan konsep saya akhirnya saya tuangkan dalam laptop atau notes di smartphone. 

Nah karena dalam project ini saya memiliki matriks sebagai panduan penulisan, maka setiap kali saya membuka Ms Word pun saya harus membuka dua window sekaligus. Atau jika mulai lelah dan ingin agak leyeh-leyeh saya akan mengambil port HDMI TV di kantor untuk saya colokkan di laptop agar tampilan layar lebih lebar. Begitupun juga ketika di rumah, karena meja mengetik saya berseberangan dengan meja TV. 

Nah, kalau gaya kalian menulis gimana? 
Rafiq Jauhary

Penulis buku haji dan umrah

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s