Agar Haji Umrah Terhindar dari Riya’


ibadah haji
ibadah haji

Dibanding dengan ibadah lainnya, haji dan umrah lebih berpotensi untuk memancing seseorang takabbur, riya’ atau juga sum’ah.

Maka hal penting yang diperlukan seorang calon jamaah haji adalah ikhlas agar tujuan ibadahnya terarah dan terhindar dari godaan setan; juga tawadhu’ yang dapat menutup pintu riya’ atau juga sum’ah.

Dalam kitab al-idhoh Imam an-Nawawi pun sebelum masuk dalam pembahasan ritual Umrah dan haji, beliau mewanti-wanti para pembaca agar menjaga tawadhu’. Bahkan beliau mencontohkan dalam mengendarai onta hendaknya tidak memakai pelana berkelambu tinggi, karena hal itu dapat membuat sulit menghadirkan tawadhu’

Saking pentingnya hal ini, Rasulullah pun ketika menjalankan ibadah haji berdoa, “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari Riya’ dan Sum’ah”

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s