Diantara Efek Sertifikasi Guru: WIL


sertifikasi guru
sertifikasi guru

Sore hari kemarin (18/1) menjelang maghrib, sebelum pulang ke rumah karena hujan masih lebat saya menyempatkan diri silaturahim ke rumah salah satu pakde saya.. (kami adalah keluarga besar, baik dari jalur bapak maupun ibu)..

Pakde yang satu ini belakangan ini emang perhatian banget, kalau saya mampir hampir dapat dipastikan akan dibelikan bakso, mie ayam atau sate dan sebelum pulang akan dibawakan sebuah majalah sambil berkata “lihat halaman sekian, disitu adalah liputan keluarganya pak x, ada juga foto anaknya, kalau kamu mau, nanti bisa pakde bilangin sama orangnya,, itu temennya pakde..”

– – – – –

Ahaha, tapi bukan itu pokok pembahasan utama dalam tulisan kali ini..

Sambil menikmati mie ayam di halaman belakang rumahnya yang menghadap ke taman, pakde saya bertanya “Gimana jamaah umrahnya?”, dan saya pun selanjutnya akan sedikit bercerita tentang kemajuan, kendala dan juga tentang target-target perusahaan..

Nah, ketika tiba pada pertanyaan “Sekarang banyak jamaah umrah tuh dari guru ya? kan lagi musim sertifikasi”,, saya pun membenarkan itu karena memang hampir setiap keberangkatan umrah akan ada setidaknya 5 orang diantaranya tuh dari jamaah yang berprofesi sebagai Guru..

pakde saya pun menceritakan tentang sertifikasi guru yang sangat membantu para guru (pakde saya ini mantan kepala kantor kemenag di Kota Magelang dan Banjarnegara), tapi beliau juga mengatakan bahwa salah satu temannya yang menjadi hakim di salah satu pengadilan agama bercerita, akhir-akhir ini tingkat perceraian sedikit bertambah,, dan yang menyumbang penambahan kasus perceraian adalah guru penerima sertifikasi..

Sedikit gambaran aja mengapa justru guru penerima sertifikasi yang keluarganya terancam perceraian,, ini karena mereka kaget mendapatkan penghasilan lebih (sertifikasi tuh senilai hampir 2x gaji).. karenanya ada beberapa guru yang melarikan uang penghasilannya itu pada WIL (wanita idaman lain)..

Hhh, inilah ujian.. ketika para guru honorer menerima gaji sangat kecil, mereka berteriak.. ketika guru bersertifikasi menerima gaji besar, isterinya yang berteriak..

ونبلوكم بالشر والخير فتنة

 

Tulisan ini awalnya adalah salah satu status dalam akun facebook saya, begitu menulis status ini tidak lama kemudian salah satu komentator menerangkan bahwa di banyumas, penyumbang kasus perceraian diantaranya adalah dari guru penerima sertifikasi.. Na’udzubillahi min dzalik.

Iklan

3 Replies to “Diantara Efek Sertifikasi Guru: WIL”

    1. Yup, tapi tidak sedikit juga perempuan jadi nakal karena memiliki penghasilan lebih dibanding suaminya.. berarti, kemungkinan berbuat nakal bagi perempuan tuh lbh lebar dibanding laki2.. hehehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s